Jika anda tersesat Gunakan kerbau sebagai kompas alami! mengapa Kerbau Selalu Menghadap ke kutub Utara saat makan?

IMG_20160812_062447

Sama halnya seperti sapi kerbau juga memiliki badan yang relatif besar dan juga memiliki daging yang lezat untuk dikonsumsi. Tidak jauh seperti sapi makanan yang dikonsumsinya merupakan rumput karena ia termasuk ke dalam hewan herbivora dan memamah biak. Secara asal-usul kerbau yang dipelihara sekarang ini awalnya merupakan kerbau liar yang banyak terdapat di sekitaran Asia termasuk Indonesia, namun sayangnya keberadaan dari kerbau liar yang bisa tumbuh hingga berat 1200 kg ini sekarang mendekati kepunahan, populasinya sedikit sekali jika dibandingkan kerbau ternak. Hingga kini diketahui ada 3 jenis kerbau, yakni kerbau liar, kerbau sungai dan kerbau rawa. Masing-masing memiliki kroosom yang berbeda berkisar pada hitungan 24 atau 25 kromosom, sehinggaa kerbau sendiri tidak bisa berkawin silang dengan sapi yang jumlah kromosomnya mencapai 60, meskipun demikian mereka masih termasuk ke dalam suku yang sama. Di alam liar kerbau termasuk ke dalam binatang yang cukup kuat dari serangan pemaagsa, sebab jarang sekali yang memangsanya kecuali harimau. Dalam kondisi yang tenag sekalipun kerbau dengan senjata berupa tanduk besar bisa saja menyerang secara tiba-tiba kepada makhluk di sekitarnya meskipun tidak ada provokasi atau gangguan terhadap dirinya, sehingga kerbau termasuk ke dalam binatang yang cukup jarang mendapat serangan. Berbicara mengenai kerbau, maka binatang ternak yang memiliki sejumlah manfaat ini diketahui memiliki kebiasaan unik yang menjadi fakta menarik yang bisa anda ketahui dari kerbau. Pada faktanya jika anda melihat kerbau sedang berkerumun dalam gerombolan maka anda akan melihat kerbau ini berdiri dengan menghadap ke sebelah utara. Arah utara menjadi arah favorit bagi kerbau untuk menghadap, di dalam berbagai loaksi maupun situasi seperti hujan, panas angin kencang dan sebagainya adna akan tetap melihat kerbau-kerbau tersebut menghadap ke arah utara. Dalam beberapa penelitian oleh ahli akhirnya diambil sebuah kesimpulan jika pada dasarnya kerbau diketahui sebagai hewan yang mampu merasakan arah atau posisi medan magnet bumi, yakni dengan menghadap ke sebelah utara. Dengan kemampuannya tersebut peneliti menduga jika cara tersebut menjadi GPS atau penunjuk arah alami bagi kerbau sehingga tidak akan tersesat meskipun menempuh perjalanan jauh. Fenomena unik tersebut bisa juga menjadi kompas alami yang anda gunakan untuk mengetahui arah jalan ketika anda tersesat di alam liar dan tebuka. Fakta mengenai kerbau yang selalu menghadap ke utara ini didapatkan dari pengataman gejala serta kondisi alami di dunia nyata, mungkin pada awalnya orang bertanya mengenai kawanan kerbau yang hampir selalu mengarah ke arah yang sama, hingga akhirnya pengamatan dilakukan menggunakan foto satelit Google Earth. Foto tersebut menunjukan ribuan kerbau di ratusan lokasi berbeda. Hasilnya menunjukan jika kerbau-kerbau yang jumlahnya ribuan dan tersebar di banyak tempat tersebut selalu berdiri dengan arah hadap yang sama semua, yakni menujuke arah utara. Unik sekali fakta yang dimiliki oleh binatang ternak memamah biak satu ini? Bagikanlah informasi menarik dan unik mengenai kerbau yang selalu menghadap ke arah utara ini, sehingga anda bisa menjadikannya sebagai kompas alami selain beberapa benda lainnya. Tekan tombol share yang berada pada halaman ini untuk kemudian membagikannya melalui media sosial yang anda miliki masing-masing. Berikan pula komentar anda tentang kerbau ini melalui kolom yang sudah disediakan.

Sumber: https://ketahui.com

Allah SWT akan menolong seorang hamba selama ia mau menolong sesama. Try To Look At the Bright Side. Teposeliro sifate satrio, Nelongso sing dhadhi gegondelaning roso, Prihatin dhalaning mukti utomo

%d bloggers like this: