Vitamin Pada Kelinci

Umumnya masalah yang dihadapi pemelihara kelincipemula adalah soal makanan yang kurang baik. Di luar itu hewan golongan roden ini memiliki masalah khusus, yakni terkena kutu telinga.
Asosiasi Breder Rabbit di California menyebut masalah nyamuk dan kutu kelinci dapat membawa myxomatosis, penyakit fatal. Bahkan di Australia soal nyamuk ini tidak dapat divaksinasi. Untuk mengatasi masalah ini kelinci dapat divaksinasi terhadap penyakit Calicivirus (penyakit Haemorrhagic kelinci).
Breeder Rabbit juga mewanti-wanti agar kita memperhatikan soal udara. Kelinci, terutama jenis Rex sangat peka terhadap udara dingin dan panas yang ekstrim, khususnya bila dibiarkan secara permanent di luar ruangan.
Snuffles’ merupakan istilah yang umum diberikan pada penyakit infeksi pernafasan (Pasteurella multocida), kelinci dibiarkan terkena angin atau ditempatkan pada kondisi yang buruk ventilasi udaranya.
Penyakit lainnya, termasuk Coccidiosis (parasit protozoa di hati atau intestin), Enteritis (kondisi yang bisa fatal karena perubahan makanan yang tiba-tiba).
Kelinci termasuk salah satu jenis binatang roden dimana kekebalan tubuhnya relatif buruk. Akibatnya sering mudah terinfeksi jamur atau infeksi protozoa sangat tinggi. Karena itulah kelinci sangat membutuhkan vitamin A dan E untuk mencegah kedua infeksi tersebut.
Vitamin A sangat penting agar kesehatan mulut dan paru-paru terjaga. Sedangkan Vitamin E juga penting untuk meningkatkan daya tubuh kelinci juga membutuhkan.
Vitamin C
Salah satu karekter kelinci adalah hewan yang sering stress. Agar terhindar dari stress kelinci perlu vitamin C. Pemberian daunan mengandung vitamin C sangat penting terutama diberikan saat-saat menjelang kelahiran dan pada masa menyusui. Karena itu sangat penting kita menambahkan beberapa buahan yang mengandung vitamin C secukupnya pada kelinci induk.
Soal vitamin barangkali perlu kami tambahkan. Sebenarnya jenis roden seperti kelinci masalah vitamin tidak terlalu bermasalah, asalkan pemberian makanan stabil dan teratur secara baik. Kelinci hanya sering bermasalah dengan vitamin jika pemberian makanan buruk.
Kekurangan air misalnya gampang membuat kelinci stres, akibatnya untuk mengobatinya kita harus memasok vitamin C. Jika air minum dan sayuran (layu) sudah sering diberikan, kelinci akan terhindar dari stres. Ini jika dilihat dari soal makanan. Perlu diketahui, stress kelinci bisa juga disebabkan dari faktor non makanan, semisal ketidaknyamanan kandang atau ancaman kucing dan anjing.
Kalsium
Soal kekurangan kalsium pada kelinci sebenarnya jarang terjadi selama makanan terjaga baik. Kekurangan vitamin D yang menimpa kelinci kebanyakan disebabkan karena kurang rumput dan sayuran. Kelinci yang hanya rutin diberikan pakan pelet bisa sangat mungkin kekurangan vitamin D. Akibatnya, kelinci sering tertimpa penyakit kista ginjal turunan.
Semoga Bermanfaat bagi kita semua

sumber :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Try To Look At the Bright Side Teposeliro sifate satrio, Nelongso sing dhadhi gegondelaning roso, Prihatin dhalaning mukti utomo

%d bloggers like this: