Proses katabolisme protein

katabolisme protein
Sudah umum diketahui bahwa protein merupakan salah satu senyawa pembangun tubuh yang cukup penting. Kita memperolehnya dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari, sumbernya bisa nabati pun juga hewani. Untuk bisa diserap oleh tubuh, makanan sumber protein yang kita santap tersebut harus diolah sedemikian rupa. Prosesnya kita kenal dengan istilah metabolisme yang mencakup dua lintasan yakni katabolisme dan anabolisme. Artikel ini akan difokuskan pada katabolsime protein. Apa dan bagaimana prosesnya berjalan? Silahkan simak uraian berikut ini.
Apa Itu Katabolisme?

Secara sederhana, yang dimaksud dengan katabolisme protein adalah jalur metabolisme yang melepaskan energi simpanan dengan memecah molekul kompleks dari protein itu sendiri. Lebih lanjut, proses katabolisme ini dibagi lagi ke dalam dua kelompok yakni katabolisme aerob (melibatkan oksigen) dan juga anaerob (tanpa melibatkan oksigen).

Dalam katabolisme aerob, terdapat 3 tahapan utama yakni:

  1. Mikro molekul sel dipecah menjadi sejumlah unit pembangun utama.
  2. Unit pembangun yang dihasilkan pada tahapan pertama tadi kemudian dirubah menjadi molekul yang jauh lebih sederhana lagi.
  3. Hasil produk pada tahapan kedua kemudian memasuki lintas akhir yakni pada tahap ketiga. Di tahapan akhir ini, akan terjadi proses oksidasi nutrisi yang akhirnya akan menghasilkan karbon dioksida, ammonia dan juga air.

Metabolisme protein pada akhirnya akan menghasilkan asam amino (esensial dan non esensial) yang akan diserap tubuh. Sebelum diserap, asam amino dari protein ini akan melalui serangkaian proses katabolisme asam amino dengan 3 jalur metabolik utama, yakni:

  1. Tahapan di mana produksi asam amino yang berasal dari pembongkaran protein di dalam tubuh, digesti oleh protein diet dan dintesis asam amini di dalam organ hati.
  2. Tahapan kedua mencakup pengambilan nitrogen dan juga asam amino.
  3. Tahapan terakhir adalah katabolisme asam amino yang akan diurai menjadi energi melalui dua siklus yakni siklus asam serta siklus urea yang merupakan proses pengolahan hasil sampingan dari pemecahan asam amino itu sendiri. Pada bagian akhirnya, adalah proses di mana sintesis protein berupa asam-asam amino yang telah dihasilkan tadi.

Reaksi asam amino dengan jalan melepas gugus amino dan selanjutnya merubah kerangka karbon yang ada pada molekul asam amino tersebut. Proses pelepasan ini mencakup deaminasi dan juga transminasi. Yang dimaksud dengan deaminasi adalah oksidatif pelepasan amino yang ada di glutamate untuk kemudian menghasilkan ion ammonium. Sementara itu, transminiansi adalah proses katabolisme protein yang mencakup proses pemindahan gugus amino dari asam amino yang satu ke asam amnino lainnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Try To Look At the Bright Side Teposeliro sifate satrio, Nelongso sing dhadhi gegondelaning roso, Prihatin dhalaning mukti utomo

%d bloggers like this: